Bagaimana Cara Menjadi Pengusaha Sukses?

Cara Menjadi Pengusaha Sukses

Mungkin anda bertanya-tanya dalam hati dan selalu mencari jawaban kesana-kemari dari sebuah pertanyaan "Bagaimana Cara Menjadi Pengusaha Sukses?"

Hampir semua pengusaha sukses punya cara pikir yang berbeda, agak nyeleneh, bahkan terlihat aneh dalam melihat dan menilai dunia. Dirinya berfikir dengan cara beda dan lain daripada yang lain. Dirinya punya cara sendiri. Mungkin, inilah salah satu pembeda antara seorang yang bermental miliarder dengan jutaan orang lainnya.

Anda bisa buktikan sendiri kebenaran dari ungkapan di atas. Saya tidak mengada-ada, apalagi membual. Tidak.
Memang seorang yang bermental pengusaha sukses agak aneh, tak jarang orang yang ngobrol bersamanya sering menempelkan jari miring di dahinya (bentuk ungkapan bahwa yang diajak ngomong 'rada-rada' sinting/stres)

Oke, balik ke pembahasan.

Kebanyakan orang cenderung berfikir menggunakan logika (otak kiri) dalam melihat masalah, akhirnya ia selalu berfikir yang berkutat pada sebab-akibat, mengapa, kenapa, dst. Beda jauh dengan orang bermental pengusaha, dirinya malah melihat peluang "sukses" di tengah-tengah masalah itu. Dalam otaknya (otak kanan) bukan lagi tanda tanya "mengapa", tapi dalam otaknya yang tergambar adalah "bagaimana".

Gambaran seorang pengusaha sukses adalah peluang dan solusi, fikirannya maju, bukan mundur, fikirannya move on, bukan ratapan tangis buaian masa lalu, itulah mengapa yang tergambar dalam otaknya adalah bagaimana, bukan mengapa.

Saya katakan di atas mengenai mental pengusaha sukses bahwa pengusaha sukses selalu melihat solusi, karena ketika sang pengusaha menemui kegagalan, dirinya melihat sebuah pelajaran berharga, di mana saat kebanyakan orang ketika terjadi kegagalan, dirinya mencari siapa yang menyebabkan kegagalan, siapa yang akan dijadikan kambing hitam, justru pengusaha sukses berfikir inilah waktu dan jalan menuju kesuksesan yang lebih besar lagi. Anehkan?

Oke.. Next....

Ada sebuah pertanyaan:

Apakah ada formula jitu "Kiat Jitu" untuk membangun kesuksesan?

Bisakah kita mempelajarinya?

Untuk pertanyaan yang pertama, saya gak bisa jawab.
Tapi untuk pertanyaan yang kedua, ada kabar baik untuk anda. Yaitu "YA!", hal tersebut bisa dipelajari.

Bagi seorang pengusaha handal, bisa jadi background keluarga, background pendidikan, satu sama lain berbeda. Walaupun latar belakang mereka berbeda, Ada pola yang serupa dalam kemampuannya membangun kesuksesan antara pengusaha satu dengan yang lainnya. Pola pikiran mereka sama.

Bagi Anda yang memang menginginkan menjadi pengusaha sukses dan memiliki mental pengusaha, Anda bisa mengaplikasikan beberapa kiat yang dijabarkan di bawah ini:



1. Menilai dan Mengevaluasi Diri


Sebelum Anda meyakinkan diri untuk terjun dalam dunia usaha dan bercita-cita menjadi pengusaha sukses, sebelumnya cobalah merefleksikan diri dan melihat apakah Anda sudah mantap dan yakin? Apakah bekal untuk menjadi pengusaha sukses sudah lengkap?
Sekarang, silahkan cari tahu tentang diri anda. Anda tulis apa kelebihan dan kekurangan Anda sebanyak-banyaknya.

Setelah itu silakan Anda jabarkan poin penting Anda, misalnya:

Pengetahuan dan pengalaman anda Ketrampilan dan kegemaran anda Kepribadian Anda (daya tahan, kepercayaan diri), dan lain sebagainya.


2. Luangkan Waktu untuk Berpikir Kreatif


Setelah anda yakin dan mantap untuk terjun dalam bisnis, ada baiknya Anda berpikir dan merenung. Biarkan pikiran Anda menginspirasi. Karena hanya dengan kreativitas, Anda bisa menghasilkan ide-ide cerdas yang bisa anda kembangkan sebagai ide bisnis.

Agar anda memperoleh inspirasi untuk bisnis anda dan kreativitas Anda meningkat, Anda bisa mencoba beberapa kiat berikut ini:

  • Jalan-jalan santai di pinggir sungai atau di samping hutan sambil menikmati panorama alam
  • Berkendara atau bepergian santai, bisa juga jogging santai
  • Membaca buku inspirasi di tempat yang tenang dan kondusif,
  • Aktif dan tidak bermalas-malasan, dan
  • Berolahraga ringan secara teratur.



3 Merealisasikan Diri dan Jadilah Proaktif


Merealisasikan inspirasi kreatif yang terlintas dalam benak dan pikiran adalah sebuah kemenangan/kesuksesan.
Mengapa begitu?
Karena Hampir semua orang memiliki ide yang unik dan menarik.

Setelah itu jadilah proaktif, karena orang yang proaktif cenderung mengambil inisiatif. Disaat tidak mendapat peluang, orang yang proaktif tidak akan menyerah, namun mencari atau bahkan membuat peluang baru.

Berbeda lagi dengan orang yang reaktif. Mereka cenderung bereaksi Apabila ada aksi. Artinya mereka hanya menunggu saja tanpa melakukan tindakan apapun. Ketika tidak ada aksi mereka tidak akan bereaksi berbeda dengan orang yang proaktif. Orang proaktif selalu reaktif.

Bagi orang yang proaktif, ketika dirinya tidak menemukan peluang, Maka dirinya lah yang akan membuat peluang itu sendiri. Dengan berpikiran proaktif, Anda memberikan kekuatan dan pilihan bagi diri sendiri.


4. Belajar dari Orang Lain


"Pola pikir akan mempengaruhi cara berpikir, kemudian akan bermuara pada tindakan". Seseorang yang pola pikirnya tidak tepat, maka selamanya tidak akan bisa melihat peluang yang ada di sekitarnya.

Ketika anda sudah yakin dan mantap untuk menjadi pengusaha sukses, maka yang harus anda berubah adalah pola pikir anda. Anda harus memiliki pola pikir yang sama pola pikir pengusaha sukses. Persepsi Anda tentang dunia harus berubah total.

Anda jangan pernah malu dan takut untuk melihat, meniru dan belajar dari orang lain yang telah sukses. Karena belajar dari seorang pengusaha yang telah sukses akan membawa anda meniru pola pikirnya. Penguasa yang telah sukses, dirinya telah menjalani rentetan proses pembelajarannya hingga akhirnya berhasil meraih kesuksesan.

Setelah Anda mengadopsi pola pikir pengusaha sukses, saat itu pula Anda akan tersadar bahwa terdapat banyak sekali peluang kesuksesan di sekitar Anda. Bahkan Anda bisa melihat peluang kesuksesan yang tidak Anda sadari sebelumnya.


5. Bekerja Sesuai Passion Anda


Steve Jobs pernah berkata :
The only way to do great work is to love what you do – Steve Jobs.
Satu cara untuk melakukan pekerjaan luar biasa adalah dengan mencintai apa yang Anda lakukan.

Banyak orang yang bertanya apa sih usaha yang menguntungkan?

Kalau kalau kita melihat ungkapan kata Steve Job, maka Kesimpulannya adalah Semua usaha akan mendatangkan keuntungan, apapun itu.

Jadi, apapun usaha anda, apapun bisnis anda, Pekerjaan apa pun yang Anda lakukan, akan memberikan Keuntungan pada anda. Asalkan anda memberikan totalitas, baik dalam komitmen dan tindakan untuk mengembangkan usaha anda.


6. Berani Mengambil Risiko


Berdiam diri dan menunggu kesempatan datang bukanlah karakter seorang pengusaha handal. Pengusaha sukses adalah Seorang berani melangkah dan berani mengambil risiko demi mengembangkan kekayaannya.

Berani mengambil risiko disini berani melangkah dengan cara baru. Tujuannya adalah menanggapi kesuksesan dengan cara baru, atau meningkatkan dan melipat gandakan kesuksesan yang telah diraih. Dengan kata lain Anda melangkah ke depan, bukan hanya berjalan di tempat.

Namun perlu diingat bahwa mengambil risiko disini bukan berarti Anda melangkah dengan buta dan yang penting maju. Tapi melangkah di sini tetap menggunakan kalkulasi risiko dan peluang yang ada untuk memajukan bisnis atau usaha Anda.


7. Membuat Tujuan


Kebanyakan orang-orang yang sudah sukses, dia menuai suksesnya dari merealisasikan apa yang menjadi tujuannya. Tujuannya jelas, targetnya jelas, eksekusinya jelas. Jarang sekali ditemukan sebuah bentuk kesuksesan yang datang karena kebetulan.

Calon pengusaha sukses harusnya meniru langkah-langkah pengusaha yang sukses, yaitu memiliki tujuan yang jelas untuk sukses. Tahu apa yang mau dituju dan dicapai dengan jelas.

Banyak orang yang berkata ingin menjadi kaya, punya uang banyak, apa yang inginkan bisa tercapai.
Sayangnya, pernyataan seperti ini kurang spesifik, sehingga cenderung menghambat keinginan sukses.

Lalu yang benar bagaimana?

Yang benar adalah memulai dengan membuat tujuan jangka pendek yang spesifik, jelas dan terukur. Kemudian berlanjut ke tujuan jangka panjang.

Apapun yang menjadi tujuan, pastikan tujuan tersebut terukur, jelas, spesifik, dan feasible.

Ini juga penting untuk diperhatikan, yaitu pengelolaan uang bisnis yang tepat. Pahamilah pentingnya mengelola keuangan bisnis dan pribadi, jangan sampai bercampur baur.


8. Menentukan Target, Mengujinya, Kemudian Memperbaiki Peluang


Setelah tujuan anda jelas, kini saatnya anda menyusun rencana bisnis lengkap dengan targetnya. Selanjutnya, adakan uji kelayakan. Uji kelayakan ini dilakukan untuk mengetahui apakah bisnis tersebut bisa mendatangkan keuntungan atau tidak.

Atau Anda juga bisa melakukan uji sampel dari rencana bisnis anda. Hal ini dilakukan untuk melihat reaksi pasar atau memperoleh feedback dari usaha Anda.

Dari sini anda bisa belajar dan mengambil kesimpulan, sehingga Anda bisa mengetahui mana aspek-aspek yang masih kurang dan perlu diperbaiki, atau dari sini anda bisa atur rencana ulang untuk memperbaiki peluang sukses Anda.


9. Membuat Rencana Bisnis


Setelah mengetahui kendala-kendala yang ada di publik dan juga tahu kekurangan dan kelebihan bisnis Anda, kini saatnya maju ke tahap selanjutnya, dan yang ini yang lebih serius, yaitu membuat rencana bisnis yang lebih terperinci dan mendetail.

Rencana bisnis tidak ubahnya peta di dalam mencapai tujuan. Perilaku dalam perencanaan bisnis sama dengan sebuah rencana kegiatan dalam organisasi. Artinya rencana tersebut disusun dalam jangka waktu tertentu dan dijadikan pedoman dalam mencapai tujuan bisnis

Di dalam perencanaan bisnis dibutuhkan sebuah metodologis sistematis yang terukur dalam mencapai tujuan. Misalnya dengan sebuah rencana bisnis dan program kerja yang cerdas, efektif, kreatif.

Perencanaan bisnis yang Anda jalankan secara global, harus mencakup berapa poin berikut ini:


  • Adanya visi dan misi dalam bisnis
  • Pernyataan misi bisnis yang jelas. Pernyataan visi yang menggambarkan tujuan bisnis yang akan dicapai dalam jangka panjang.
  • Mengidentifikasi calon pembeli (siapa yang menjadi target, siapa calon pembeli, siapa calon pembeli potensial, bagaimana cara menarik calon pembeli, bagaimana cara membuat  pembeli menjadi pelanggan dan sebagainya).
  • Siapa saja yang menjadi kompetitor bisnis, apa kelebihan dan kekurangan pasar dan bagaimana kondisi pasar ke depannya
  • Gaya pemasaran yang bagaimana yang akan digunakan dan tujuan pemasarannya.



10 Mengurus Legalitas Bisnis


Jika anda ingin memiliki sebuah  usaha yang sukses, Anda harus membuat legalitas bisnis dan pengurusan pajak anda. Dan ini merupakan sebuah keharusan demi tercapainya sebuah usaha yang sukses.

Anda perlu menentukan tergolong dalam jenis apakah bisnis Anda. CV-kah, pt-kah? Setelah itu Anda mengurus seluruh legalitas dan pajak yang harus Anda bayar.

Kita ambil contoh, apakah Anda akan membuat lembaga seperti Persekutuan Komanditer (Comanditaire Venootschap)?

Persekutuan Komanditer atau yang disingkat CV, adalah sebuah persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang (kelompok atau golongan) yang mempercayakan uang atau barang kepada pihak lain yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.

Atau Anda ingin membuat sebuah badan usaha seperti PT atau Perseroan Terbatas?

Perseroan Terbatas (PT) adalah suatu badan usaha yang badan hukum di dalam menjalankan usahanya dengan modal yang terdiri dari saham-saham, pemilik perseroan terbatas (PT) adalah orang yang memiliki saham dalam jumlah tertentu. Pemilik saham terbanyak, dialah orang yang bisa menentukan kebijakan perusahaan.


11 Mengumpulkan Modal


Sudah pasti di dalam setiap bentuk usaha membutuhkan modal awal. Nah, bagi anda yang ingin mulai membuka perusahaan, Anda harus menyiapkan modal yang dibutuhkan. Tentunya hal ini setelah legalitas perusahaan anda sudah selesai.

Untuk modal awal, Anda bisa menggunakan modal pribadi. jika modal pribadi kurang, maka cara termudah adalah dengan mencari pinjaman.

Dari berbagai lembaga yang menyediakan pinjaman, Anda bisa memilih, misalnya Kredit Tanpa Agunan (KTA), Peer to Peer Lending (P2P Lending), dan sebagainya.


12. Memilih Lokasi


Oke, ini penting untuk Anda ketahui. Perlu anda catat bahwa "sebuah bisnis yang sukses tidak terlepas dari lokasinya yang strategis".

Misalnya, Anda membuka sebuah warung makan di area industri atau di sebuah mall di pusat kota. Kemudahan aksesibilitas dan tingkat keramaian di kedua tempat tersebut sudah pasti berbeda, dan hal ini akan mempengaruhi kesuksesan bisnis Anda.

Banyak orang menyewakan lokasi dengan biaya murah dan penuh iming-iming, saya harap anda jangan tergoda dengan murahnya biaya sewa lokasi.

Sebelum anda memutuskan untuk menyewa lokasi, adakan kajian dan survey langsung di lokasi untuk mengetahui potensinya.


13. Mencari Sumber Daya Manusia (SDM)


Saat bisnis Anda sudah siap diluncurkan, kini saatnya Anda mencari staf atau sumber daya manusia untuk menempati posisi tertentu dalam bisnis Anda.

Untuk menemukan orang yang memiliki kapasitas yang anda perlukan, Anda bisa membuka lowongan pekerjaan langsung (walk in), atau via media sosial dan surat kabar lokal.

Setelah pelamar pekerjaan didapatkan, lanjutkan ke tahap perekrutan dengan interview yang mendalam, sehingga Anda tahu betul orang yang Anda jadikan karyawan / staf.


14. Penuhi Peralatan


Ketika Bisnis Anda sudah ready, perlu anda cek kembali, adakah peralatan yang perlu dan anda butuhkan pengadaannya? Misalnya saja mesin. Jika Anda usaha bisnis anda membutuhkannya, Anda bisa membelinya, menyewanya, atau bahkan membeli bekas.

Namun penting untuk diperhatikan sebelum anda membeli atau menyewa peralatan:

Pada mulanya, Anda bisa saja menyewa peralatan yang dibutuhkan, untuk meminimalkan biaya atau modal bisnis, namun jika bisnis terus maju dan berkembang, lebih baik anda membeli peralatan sendiri.
Pertimbangannya adalah menyewa dalam waktu yang berkepanjangan cenderung lebih mahal daripada membeli.

Anda bisa membeli barang second, asalkan Anda mengetahui kondisinya dengan baik dan tidak asal membeli. Atau anda membeli yang baru, meskipun ini merupakan alternatif termahal. Karena dengan Anda membeli yang baru, maka akan ada biaya-biaya lainnya yang hilang (misal kenaikan biaya sewa) di masa depan.


15. Membeli Bahan Baku


Untuk memperlancar kinerja bisnis yang Anda genluti, Anda perlu mencari supplier bahan baku yang dibutuhkan dan sesuai dengan bisnis Anda. Buatlah sebuah penawaran, baik harga dan kualitas terbaik. Jangan mudah puas, namun cari pula bandingan dari bahan baku tersebut, dan hal ini bisa  dibuat sebagai supplier alternatif sekaligus.


16. Implementasi Rencana Bisnis


Begitu Anda mulai berjalan, jangan lupa mengimplementasikan rencana bisnis yang sudah Anda buat, termasuk juga pemasarannya. Apalah arti sebuah rencana apabila tidak diimplementasikan, karena sebuah rencana akan menjadi sia-sia apabila tidak diikuti dengan implementasi.

Kemudian, lakukanlah review dan evaluasi berkala untuk selalu memperbaiki dan meng-upgrade rencana bisnis Anda secara berkesinambungan.


17. Kembangkan Bisnis Anda


Saat bisnis sudah mulai berjalan dengan baik dan Anda mulai melihat titik terang resep suksesnya, Anda bisa mengembangkan bisnis Anda menjadi lebih besar lagi.

Namun perlu diingat, Anda harus tetap realistis, jadi hindari over expansion dengan tujuan yang kurang realistis. Karena hal ini akan menjerumuskan bisnis Anda.

Perlu anda catat, bahwa banyak perusahaan besar yang gagal karena tergoda setelah melihat peluang bisnisnya di masa depan, akhirnya mereka melakukan over expansion. Bahaya dari over expantion yang akan anda temui adalah besarnya biaya di awal tanpa tingkat pengembalian yang layak.


18. Terus Berinvestasi


Setelah tahap demi tahap sudah anda lakukan, dan anda telah meraih kesuksesan, ingat..!! jangan berhenti memperbaiki bisnis Anda. Karena kompetitor akan selalu bermunculan,  sehingga Anda harus terus melakukan perbaikan, kreasi baru, dan pengembangan dengan inovasi-inovasi terbaru.

Artinya, Anda perlu terus berinvestasi di berbagai aspek demi mengembangkan bisnis anda, misalnya saja anda berinvestasi ke mesin yang lebih canggih, investasi ke bahan baku yang lebih berkualitas, atau bahkan berinvestasi ke bidang yang lain.


19. Bekerja Keras dan Cerdas


Membangun bisnis yang sukses yang dimulai dari zero to hero bukanlah sebuah pekerjaan mudah dan bisa dicapai dengan cepat. Diperlukan komitmen dan dedikasi tinggi untuk mencapai kesuksesan.

Namun apapun bisnisnya, kerja keras dan cerdas tanpa ada kata MENYERAH adalah super hero sejati, barulah Anda bisa menjadi pengusaha sukses juga!


20. Mempersiapkan Masa Depan


Jika Anda sudah mendapatkan apa yang anda inginkan, tercapai sudah cita-cita dan anda, dan anda sudah puas dengan kehidupan Anda sekarang, mulailah mempersiapkan masa depan, baik dari segi kehidupan dan bisnis.

Tanyakan pada diri sendiri :

  • Apakah sudah tercapai semua tujuan?
  • Apakah masih ada yang ingin dicapai berikutnya?
  • Apakah sudah bahagiakah?

Jika bisnis yang Anda kembangkan tidak mencapai target dan tujuan yang diharapkan, atau anda belum puas atau bahagia, jangan putus asa begitu saja. Anda bisa putar haluan dan pindah ke bidang bisnis lainnya.

Intinya adalah jangan pernah menyerah dan selalu anggap kegagalan merupakan sebuah pintu. Jika satu pintu tertutup, pintu yang lain akan terbuka dengan membawa peluang yang baru pula, jika semua pintu tertutup, tetap jangan menyerah, bikin pintu sendiri, walau harus jebol tembok.

Mungkin itu saja dari Kiat Jitu mengenai Bagaimana Cara Menjadi Pengusaha Suksessemoga Anda terinspirasi dari tulisan ini dan anda benar-benar menjadi pengusaha yang sukses. amiin.

Selamat berjuang dan Semoga sukses


Banyak Yang Baca Juga:

Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments