Cara Mempercepat Komputer Sehingga Seperti Baru Lagi

Optimasi Komputer


Cara Mempercepat Komputer Sehingga Seperti Baru - Ketika Anda baru memiliki komputer atau laptop baru, kinerja komputer sudah pasti prima, cepat dan lancar. Tapi, seiring berjalannya waktu, Anda pasti masang dan mencopot aplikasi baru, membuat dan menghapus file, sering menginstal dan mencopot (uninstall) program atau aplikasi, sering berselancar ke internet dan lain sebagainya.

Semua kegiatan dan perubahan yang Anda buat pada komputer anda memiliki dampak pada komputer.

Sedikit demi sedikit Anda mulai merasakan perbedaan, baik perbedaan itu dampaknya sedikit atau mungkin mencolok pada komputer anda, padahal sebelumnya tidak ada yang anda rasakan secara signifikan.

Komputer yang anda gunakan sekarang sudah tidak seprima dulu lagi. Loading sudah tidak fast lagi, booting komputer lambat, Program atau aplikasi tidak terbuka dan menutup dengan cepat, login Anda ke sistem tertunda atau lambat, File atau folder tidak bisa dibuka dengan cepat dan sebagainya.

Aktivitas, perubahan, perambahan, penghapusan dan pembiaran Anda pada komputer secara terus menerus akan menghasilkan file sampah (junk files), cache dan cookie browser yang terus terakumulasi, framentasi, hardware kotor, fungsi hardware yang menurun, hard drive penuh dan lain sebagainya. Hal-hal semacam inilah membuat komputer Anda berjalan labat, tidak seprima dulu lagi.

Untuk Mempercepat Komputer yang sudah tidak prima, Sebenarnya, ada cara yang bisa dilakukan sehingga komputer tampak seperti baru lagi, Meskipun tidak 100% benar-benar baru. Minimal Anda dapat merasakan kecepatan komputer yang jauh lebih baik daripada sebelumnya.


Berikut ini (8) cara yang bisa dicoba untuk mempercepat komputer seperti baru lagi:


1. Menghapus file dan registri sampah

Pada komputer yang anda gunakan, sudah pasti ada banyak file dan registri sampah (junk files and registries) yang terdapat di komputer anda. Ketika Anda melakukan aktivitas menghapus atau mencopot (uninstall) program, sudah pasti file dan registri sampah (junk files and registries) tertanam dalam komputer.

Semakin sering Anda melakukan install dan uninstall program, maka semakin menumpuk file dan registri sampah tersebut. Demikian juga ketika Anda berinternet, web browser yang Anda gunakan juga akan meyimpan banyak file cache.

File dan registri sampah (junk files and registries) serta file cache tidak hanya menyita ruang penyimpanan hard drive, tetapi juga dapat menimbulkan masalah pada komputer, seperti program menjadi hang, tidak responsif dan juga lamban.

Fitur Uninstall dari Windows atau uninstall dari program itu sendiri tidak benar-benar menghapus keseluruhan file dan registri, sehingga anda perlu program khusus yang bisa menghapus dan membersihkan file dan registri sampah yang tidak berguna dan cache file web browser.

Untuk itu, gunakan program khusus seperti CCleaner untuk membersihkan sampah-sampah tersebut. Dengan demikian, Anda dapat memiliki lebih banyak ruang penyimpanan kembali untuk file penting dan performa komputer akan menjadi lebih baik karena kapasitas hard drive tidak terus didorong mendekati batasannya.

2. Menghapus atau mencopot program yang tidak/jarang digunakan.

Seiring berjalannya waktu Terkadang Anda tidak menyadari kalau dulu Anda pernah menginstal program atau aplikasi, namun aplikasi tersebut jarang anda gunakan dan hampir tidak pernah anda gunakan lagi. Untuk itu anda perlu menghapus program tersebut karena memang sudah tidak dipakai lagi. Di samping menyita ruang penyimpanan pada hard drive komputer, program yang tidak terpakai ini juga membawa pengaturan (settings) bawaan yang mungkin bisa memberatkan Windows.

Ketika anda sedang melakukan booting Windows, sebenarnya banyak program yang telah anda install juga ikut berjalan bersamaan walaupun tidak muncul di layar komputer sebagai program terbuka

Program ini juga berjalan, hal semacam ini disebut dengan  run in the background. Sudah pasti berjalannya aplikasi tersebut akan menyita sumber daya komputer seperti prosesor dan memori, sehingga kerja Windows menjadi berat dan lambat.

Untuk mempercepat Windows, Anda harus menghapus program yang tidak gunakan semacam ini, karena dengan menghapus program semacam ini akan membebaskan pemakaian sumber daya yang tidak perlu.

3. Melakukan defrag hard drive

Aktivitas membuat membuat, menambahkan, menghapus file serta menginstal dan menghapus atau mencopot (uninstall) program pada komputer, dapat menghasilkan fragmen yaitu pecahan file yang disimpan menyebar dan tidak berdekatan di hard disk.

Alhasil, Program akan memiliki sangat banyak file. Anda bisa membayangkan betapa berantakan dan berserakan file yang disimpan dalam komputer.

Pecahan file (fragmen) yang tersimpan meyebar dan tidak berdekatan menyebabkan file, folder dan program lambat dibuka. Dengan melakukan defrag, maka pecahan file yang tersebar akan terkonsolidasi, tersusun menyusun kembali dan tersimpan kembali di ruang penyimpanan yang berdekatan sehingga file, sehingga folder program dapat dibuka dengan cepat.

Kelebihan yang dimiliki Windows adalah ia memiliki tool built-in Defragment and Optimize Drive. Sehingga anda tinggal menjalankan programnya. Atau Anda juga bisa menggunakan software Defrag dari pihak ketiga untuk melakukan defrag Windows.

4. Perbaiki error sistem Windows

Aktivitas instal dan uninstal software, virus atau malware, melakukan reboot komputer saat update berlangsung atau memaksa komputer untuk shut down sesegera mungkin dapat menyebabkan komputer menjadi error atau corrupt pada file system Windows. Error atau corrupt file dapat menyebabkan komputer tidak berjalan mulus.

Anda bisa mengatasi semua ini dengan cara memeriksa file system. Pada Windows terdapat fitur untuk memeriksa file sistem dari kemungkinan error atau corrupt. Untuk mengatasi hal semacam ini, anda bisa menggunakan perintah di Command Prompt memindai file penting Windows termasuk file DDL. Caranya adalah perintah sfc (system file checker). Salah satu kombinasi perintah yang cukup sering digunakan adalah sfc/scannow. Jika dalam sistem ditemukan file yang bermasalah, maka file tersebut akan diganti atau diperbaiki.

5. Menonaktifkan efek visual

Pada Microsoft Windows ada beberapa kelebihan bawaan untuk membuat tampilan layar menjadi menarik. Salah satunya adalah animasi dan menu fading. Efek visual ini tentu bagus bila diaktifkan, dengan catatan apabila jika kompter Windows Anda memiliki cukup banyak memori. Jika tidak, lebih baik anda menonaktifkan efek visual ini.

Berikut ini cara menonaktifka efek visual di Microsoft Windows 10:
  • Ketik "advanced sistem settings" di kotak pencarian (search box) disamping tombol Start dan kemudian tekan Enter
  • Di jendela System Properties yang muncul, klik tab Advanced dan klik tombol Settings di bagian performance.
  • Di jendela Performance Options, klik tombol radio Adjust for best performance dan kemudian klik tombol OK.

6. Membersihkan, Mengganti atau upgrade hardware

Emang bersihkan hardware tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kecepatan komputer Windows. Karena faktor kecepatan komputer ada pada software. Akan tetapi walaupun hardware tidak memberikan pengaruh yang signifikan, namun hardware juga turut berperan. Misalnya, bila Anda tidak bisa mengeksekusi beberapa program sekaligus dengan cepat, ada kemungkinan RAM komputer kurang. Maka, Anda dapat mengganti RAM dengan kapasitas yang lebih besar atau cukup menambah jika masih ada slot.

Seiring berjalannya waktu dan juga pengaruh lingkungan sekitar komputer, kipas komputer dan hardware lainnya yang ada dalam kasing komputer (computer case) akan kotor dan berdebu. Hardware yang kotor dan berdebu dapat menurunkan optimasi dalam bekerja. Oleh sebab itu, anda perlu membersihkan hardware tersebut secara berkala agar dapat bekerja normal dan tidak berlebihan.

7. Menghapus virus dan varian malware lainnya

Ketika anda sering browsing atau berselancar di dunia maya, atau anda sering memasukkan fllasdisk yang anda sendiri tidak tahu riwayatnya, instalasi program atau aplikasi pacher, mengunduh file dari sumber meragukan dan bahkan menginstal Windows atau program bajakan, maka program jahat (malicious program) seperti virus dan berbagai varian malware masuk ke komputer tanpa sepengetahuan Anda.

Tujuan Virus dan malware adalah merusak sistem komputer, salah satu tujuannya adalah memonopoli sumberdaya yang digunakan program lain sehingga akan memperlambat segalanya.

Untuk mempercepat Windows anda, Anda harus rutin melakukan scan secara berkala demi terhindarnya komputer dari virus dan malware. Pastikan selalu program antivirus atau anti-malware selalu diperbarui (update) sehingga mampu mendeteksi virus dan malware baru yang muncul.

8. Melakukan Clean install Windows.

Solusi yang terakhir untuk mempercepat  Windows Anda adalah  dengan melakukan clean install. Ini adalah opsi terakhir. Oleh sebab itu anda perlu mempertimbangkan secara matang ketika akan memilih melakukan clean install.

Dengan melakukan clean install, berarti anda menghapus semuanya, yaitu file, program dan juga sistem operasi Windows. Dengan clean install, komputer Windows Anda akan nampak seperti baru.

Dengan melakukan clean install, yang anda peroleh adalah komputer Anda benar-benar bebas dari kesalahan dan masalah yang Anda sendiri tidak sadari. Komputer Anda bebas dari perubahan software (perangkat lunak) dan registri. Dengan melakukan clean install, maka akan memulihkan semuanya seperti baru lagi.

Nah, itulah sobat 8 Cara Mempercepat Komputer Sehingga Seperti Baru Lagi yang bisa anda praktikkan. Semoga bermanfaat dan salam kiat Jitu


Banyak Yang Baca Juga:

Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments